dermawan misterius

Penduduk Madinah gempar, pasalnya mereka mendapat kabar bahwa di rumah-rumah orang miskin selalu terkirim sekarung gandum yang digeletakan didepan pintu. Itu terjadi selama bertahun-tahun. Karung gandum itu datang lagi ketika persediaan gandum mereka sudah menipis.Seseorang telah mengirimkan gandum itu ketika mereka terlelap tidur.

Nampaknya laki-laki dermawan ini sangat hati-hati agar tidak dikenali masyarakat , Karena orang-orang selalu gagal memergoki Sang pengirim misterius ini. Padahal nereka hanya ingin mengucapkan terima kasih dan mengatakan betapa sangat berartinya sekarung gandum itu untuk keluarga mereka.

Walau berita ini menggemparkan, tapi sampai bertahun-tahun tidak ada seorangpun yang mengaku sebagai pengirim gandum tersebut. Memahami sang pengirim tidak mau diketahui identitasnya, maka penduduk miskin itu hanya mengirimkan doa ketika mendapati gandum tergeletak didepan pintu , agar Allah SWT memuliakan sang dermawan di dunia dan di akhirat.

Suatu malam ,

Lanjut membaca

senandung cinta seorang hamba

“Wahai Tuhan aku tidak akan meninggalkan pinta-Mu. Dan tidak akan berusaha menggapai pintu lain selain pintu-Mu. Aku akan menenun baju keridhaan-Mu, sungguh aku sangat tersanjung telah menjadi salah satu dari hamba-hamba-Mu. Aku berbisik lirih dalam keheningan shubuh, saat dikatakan Siapakah Tuhanmu? Tuhanku adalah Sang Pencipta Alam. Aku sungguh sangat terhormat telah menjadi salah satu dari hamba-hamba-Nya. Tuhanku adalah Yang menerbitkan fajar. Aku tidak berusaha menggapai pintu yang lain selain pintu-Mu

[senandung cinta Hasan bin Tsabit]

tanda orang bertaqwa

Ada 5 tanda orang bertakwa:

(1) Enggan bergaul kecuali dengan orang yang dapat memperbaiki agamanya dan mengendalikan syahwat dan lisannya.
(2) Jika memperoleh dunia yang besar, dianggapnya sebagai beban dan ujian.
(3) Jika ilmunya agamanya bertambah, meski sedikit, ia merasa sangat beruntung.
(4) Tidak mengisi perutnya secara penuh meski dengan makanan halal, karena khawatir bercampur barang yang haram.
(5) Memandang semua orang sudah baik, sedang ia merasa dirinya masih kotor dan penuh dosa.

[Khalifah Utsman bin Affan ra]

Allah ridho atau murka?

“Aku tertawa (heran) kepada orang yang mengejar-ngejar dunia padahal kematian terus mengincarnya, dan kepada orang yang melalaikan kematian padahal maut tak pernah lalai terhadapnya, dan kepada orang yang tertawa lebar sepenuh mulutnya padahal tidak tahu apakah Tuhannya ridha atau murka terhadapnya.”

[Salman al Farisi/Az Zuhd, Imam Ahmad]