” Dunia adalah alam fana dan tempat singgah satu perjalanan. Orang-orang yang bahagia tidak akan menyukainya, sebaliknya orang-orang yang akan binasa tergesa-gesa mengejarnya. Orang yang paling celaka adalah yang paling menyukainya. Orang yang paling bahagia adalah yang paling menjauhinya. Ia dapat menyiksa orang yang tunduk kepadanya, membinasakan orang yang berusaha mengikutinya, berkhianat kepada orang yang menaatinya. Tahu tentang dunia berarti kejahilan dan kekayaan dunia berarti kefakiran. Semakin bertambah dunia, berarti kekayaan sejati semakin berkurang. Hari-hari di dunia hanya putaran roda pedati ”

[Muhammad bin Ka’ab Al-Qurazhi]