“Suatu hari Yahya bin Mu’adz melihat seseorang sedang menciumi anaknya yang masih kecil, lalu ia bertanya, ‘Apakah engkau mencintainya?’ Orang itu menjawab, ‘Ya!’ Yahya bin Mu’adz berkata: ‘Ini gambaran kecintaanmu kepadanya karena kamu yang melahirkannya, maka bagaimanakah dengan cinta Allah kepada hambanya karena Dialah yang telah Menciptakannya?'”