Dikatakanlah – nanti ketika akan masuk syurga – kepada orang yang mempunyai al-Qur`an – yakni gemar membaca, mengingat-ingat kandungannya serta mengamalkan isinya: “Bacalah dan naiklah derajatmu – dalam syurga – serta tartilkanlah – yakni membaca perlahan-lahan – sebagaimana engkau mentartilkannya dulu ketika di dunia, sebab sesungguhnya tempat kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang engkau baca,” Maksudnya kalau membaca seluruhnya adalah tertinggi kedudukannya dan kalau tidak, tentulah di bawahnya itu menurut kadar banyak sedikitnya bacaan.

[Diriwayatkan oleh Imam-imam Abu Dawud dan Termidzi dan Termidzi mengatakan bahwa ini adalah Hadis hasan shahih]